Sabtu, 02 April 2016

Makam Zainul dibongkar diduga tewas dibunuh


SURABAYA - Tim DVI dan Tim Forensik Polda Jatim membongkar makam Zainul Anam (31) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kedung Sumur, Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin. Pembongkaran makam itu untuk keperluan otopsi. Pasalnya, Zainul diduga korban pembunuhan.
          Seperti dikutip dari laman resmi Polri, sekitar pukul 09.00 WIB makam korban dibongkar dan langsung dilakukan proses otopsi di lokasi makam. Sementara di lokasi, polisi memasang garis polisi dan sejumlah anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota tampak menjaga lokasi pembongkaran makam dan lokasi otopsi jenazah korban.
          Menurut Kasi Pembangunan Desa Canggu, Utomo, korban Zainul Anam (31) mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun lalu. Bahkan, korban sering mengamuk dan meminta uang semua orang yang ditemuinya.
          "Masuk RS Menur sudah tiga kali, dia sering mengganggu warga. Kalau tidak dikasih uang atau rokok sering mukul orang. Saat itu kejadian, tidak ada yang tahu kalau korban dibunuh orang tuanya karena orang tuanya mengaku jika korban meninggal karena terjatuh," ungkapnya.
          Masih kata Utomo, meski sempat curiga dengan kematian korban namun warga tidak berani melapor. Utomo menjelaskan, jika saat memandikan jenazah korban terdapat luka di leher bagian belakan korban. Orang tua korban berkilah jika korban terjatuh kemudian meninggal.
           "Jam 7 pagi dilaporkan kalau anaknya.meninggal karena terjatuh. Tapi ternyata, ada yang melapor jika polisi menangkap pelaku dua orang yang tak lain bapak dan paman korban sendiri. Baru diketahui jika luka yang sempat dicurigai warga akibat dipukul bapaknya," katanya.
           Sementara itu, Kapolsek Jetis, Kompol Andik Siswiono mengatakan, jika korban meninggal Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. "Setelah memukul warga, korban masuk rumah dan memukul ayahnya yang tertidur. Kaget kemudian pelaku memukul dan mengejar korban yang berlari ke luar rumah," katanya.
          Saat korban lari keluar rumah, pelaku meminta bantuan paman korban, Moch Ichsan (50) untuk menangkap korban. Setelah tertangkap, korban dibawa pulang ke rumah dan diikat kemudian dipukul pelaku di bagian leher belakang tiga kali. Diduga mengalami luka serius, korban akhirnya meninggal. (ban)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar